Bulan Ramadhan bulan yang penuh ampunan, bulan yang penuh
barokah dan magfirah sayang sekali apabila kita lewatkan dengan sia-sia
sebagaimana bulan-bulan yang lain. Karna bulan Ramadhan adalah bulan yang
sangat istimewa diantara bulan-bulan yang lain, amalan yang sunnahpun pahalanya
dilipat gandakan beberapa kali lipat menyaingi pahala amalan fardhu. Adapun
diantaranya yaitu.
1. Shodaqoh
Momen dibulan puasa ini sangat tepat apabila kita jadikan
ajang berlomba-lomba dalam kebaikan diantaranya shodaqoh, karna pahalanya
sangat besar sekali Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang artinya: “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka
baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala
orang yang berpuasa itu sedikit pun juga”. Sungguh sangat
disayangkan apabila ditinggalkan.
2. Kiyamul Lail (sholat malam)
Kiyamul lail ini mendapat urutan nomer dua dari beberapa
amalan sunnah yang pahalanya menyaingi pahala amalan fardhu, contoh kiyamul
lail yang dilaksanakan setelah sholat Isya’ yaitu sholat tarawih dan witir. Dan
alhamdulillah kalau di Pondok Pesantren Alkhoirot juga dilaksanakan sholat
tasbih berjamaah.
3. Membaca Al-Qur’an atau Tadarrus
Alhamdulillah semua masjid atau mushollah ramai dengan
tadarus baik itu pada sore hari atau malam hari setelah sholat tarawih. Namun alangkah
baiknya membaca Al-Qur’an itu tidak hanya pada waktu itu saja dibaca setelah menunaikan
sholat fardhu itu jauh lebih baik. Allah telah menjamin bagi siapa yang membaca
Al-Qur'an dan mengamalkan isi kandungannya tidak akan tersesat di dunia dan
tidak celaka di akhirat, dengan firmanNya " Maka barangsiapa yang
mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. "
(Thaha:123).
4. I’tikaf
Secara bahasa, i’tikaf berarti al-ihtibas (tertahan) dan
al-muqam (menetap), yaitu menahan diri dari pada sesuatu, atau menetap di suatu
tempat walaupun hanya sekejap. Sedangkan menurut istilah syara’, i’tikaf dapat
diartikan dengan menetap dan tinggal di dalam masjid dengan tujuan beribadah
dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, akan tetapi ada pendapat ulama’ lain i’tikaf
tidak harus dimasjid di musholla juga bisa bahkan di tempat sholat di rumah
kita masing. Hukum asal i’tikaf adalah sunnah dilaksanakan pada tiap-tiap waktu,
terlebih jika dilakukan pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, adapun
niatnya yaitu:
نَوَيْتُ اَنْ اِعْتِكَفَ فِى هَذَا المَسْجِدِ سُنَّةً ِللهِ
تَعَالَى “saya
berniat I’tikaf di mesjid, sunat
karen Allah ta’ala.
5. Umrah
Melaksanakan ibadah umrah adalah salah satu ibadah yang
sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah melaksanakan ibadah umrah dan
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa nilai pahalanya sama dengan melaksanakan
ibadah haji, seperti dalam hadits yang artinya: "Umrah di bulan Ramadhan
sama dengan ibadah haji."
Demikianlah beberapa ibadah penting yang sangat dianjurkan
untuk dilaksanakan di bulan Ramadhan dan telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Semoga kita termasuk di antara orang-orang yang mendapat taufik dari Allah untuk
mengamalkannya agar kita mendapatkan kebaikan dan keberkahan bulan Ramadhan Aamiin
ya Robbal Aalamiin. Wallahu A'lam.
Sumber: Pengajian oleh KH. Imam Ma’ruf di Karangsuko
Pagelaran Malang 13-07-2012




Komentar :
Poskan Komentar